Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dan Kemanusiaan

Ilmu budaya dasar……..
Ilmu budaya dasar di indonesia di kembangkan lebih jauh adalah sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari kata bahasa latin yaitu Humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus. Ruang lingkup ilmu budaya dasar adalah berbagai aspek kehidupan yang keseluruhannya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya, baik dari segi keahlian masing masing. Diharapkan dengan mempelajari ini manusia lebih manusiawi.


Beberapa definisi tentang Ilmu Budaya Dasar ( IBD ) :
>>Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan yang dapat memberikan pengetahuan dasar serta pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan.
>> Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan tentang perilaku dasar - dasar dari manusia.
>> Ilmu Budaya Dasar, adalah ilmu gabungan, yang secara bersama atau sendiri dapat dipakai sebagai alat untuk memecahkan masalah manusia sebagai makhluk yang berbudaya, baik dalam kedudukannya sebagai makhluk individu, sosial, maupun ciptaan Tuhan.


Ilmu Budaya Dasar menjadi salah satu usaha mengembangkan kepribadian denga cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai – nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.

Untuk mencapai hal tersebut, Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :

>>Mengusahakan penajaman kepekaan terhadap lingkungan budaya, sehingga lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.

>> Member kesempatan untuk memperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut dua hal tersebut.

>>Mengusahakan aga dapat menjadi calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh dalam sifat kedaerahan.



Ilmu Budaya Dasar juga memiliki tujuan, beberapa tujuan tersebut antara lain :
>> Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya dikenal luar saja.
>> Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain.
>> Sebagai bekal penting dalam hidup bergaul.
>> Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia.
>> Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya.
>> Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut serta mengembangkan budaya bangsa serta melestarikannya.
>> Tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan.
>> Mengetahui perilaku manusia dan bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia.
>>Tanggap pada hasil budaya manusia secara mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang dibuatnya.
>>Sebagai calon pemimpin bangsa dan ahli dalam disiplin ilmu supaya tidak jatuh dalam sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku.
>>Mengembangkan daya kritis pada persoalan kemanusiaan dan kebudayaan agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun.
>>Menambah kemampuan untuk menanggapi masalah nilai - nilai budaya dalam masyarakat.
>>Agar dapat memenuhi tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma Pendidikan.

Ilmu Budaya Dasar memiliki ruang lingkup, ruang lingkup dalam Ilmu budaya dasar antara lain :
>> Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat di dekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( the humanities ).
>> Hakekat manusia yang satu sama lain atau universal akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

Berikut adalah beberapa masalah yang pasti barkaitan dalam konteks budaya suatu negara dan masyarakatnya :
>>Kenyataan bahwa suatu negara terdri atas berbagai budaya dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin sebagai aspek kebudayaannya.
>> Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya yang sehingga dengan sendirinya mental manusia terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauhdari pembentuka nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
>>Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap teknologi yang telah diciptakannya.

Prof.Dr.Harsya bachtiar mengelompokan 3 kelompok tentang ilmu dan pengetahuan, yaitu :

1) Ilmu – ilmu alamiah.
Bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berklaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil ini kemudian digeneralisasi, dan dibuat prediksi. Yang termasuk kelompok – kelompok ilmu alamiah adalah astronomi, kimia, fisika, biologi, kedokteran dan mekanika.

2) Ilmu – ilmu sosial.
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Caranya ialah menggunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan peryataan –pernyataan yang bersifat unik dan kemudian diberi arti. Yang termasuk kelompok ilmu sosial adalah ekonomi, sosiologi, politik, psikologi.

3) Pengetahuan budaya
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengakji hal ini, menggunakan metode pengugkapan peristiwa dan pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti



Kemanusiaan……..
Manusia adalah mahluk yang tak dapat di pisahkan atau hidup sendiri (individu) karena manusia mempunyai rasa ketergantungan satu sama lain yang sangat tinggi. Sejauh apapun berusaha untuk hidup sendiri tetap saja suatu saat nanti pasti akan membutuhkan atau dibutuhkan oleh orang lain. Manusia hidup saling berdampingan satu sama lain, saling melengkapi dan menolong bagi yang membutuhkan pertolongan. banyak hal tang dapat dipelajari dari hidup kebersamaan satu sama lain, bisa mengerti arti kehidupan sesungguhnya yang penuh warna beragam dan menjadi misteri bagi yang menjalankan kehidupannya dengan baik.

Nilai Kemanusiaan
Dalam kehidupan kesehariaanya manusia seringkali dihadapkan pada permasalahan yang kompleks dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda satu sama lain, oleh karena itu di butuhkan suatu nilai yang dapat menjadi kebersamaan untuk menjalin hubungan yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Dengan menolong sesama kita dapat membantu orang lain yang membutuhkan bantuan atau uluran tangan dari manusia yang dapat membantunya. Dalam berbudaya juga dibutuhkan nilai kemanusiaan yang dapat menjadi simbol untuk saling meenhargai kebudayaan yang dimiliki setiap daerah maupun suku tertentu. Manusai juga di tuntut untuk selalu mencintai dirinya sendiri karena dengan itu dapat mengajrkan betapa pentingnya menghargai sesuatu yang dimiliki seseorang baik kelebihan maupun kekurangan. Pada setiap agama selalu mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan dan menjunjung tinggi rasa tenggang rasa satu sama lain, kehidupan yang damai dan tentram akan tercipta apabila setiap individunya mengerti akan makna kehidupan yang sebenarnya.


Kaitan Budaya Dalam Kesustrataan
Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakeketnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat, yang juga menggunakan bahasa adalah abstraksi. Sastra juga didukyng oleh cerita . dengan cerits rang akan lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang akan lebih mudah menceritakan gagasan-gagasanya dalam bentuk yang tidak normatif.. cabang-cabang seni yang lain juga dapay menarik tanpa cerita, akan tetapi akan sulit bagi penciptanya mengemukakan gagasanya. Dalam musik misalnya, kata kata penciptanya tertelan oleh melodinya.
Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu mata kuliah yang diberikan dalam satu semester. Ilmu Budaya Dasar tidak dimasukan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk dalam pengetahuan budaya. Akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata- mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa`dangan cara` memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya dan kesustrataan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MANUSIA dan KEBUDAYAAN

MANUSIA dan KEBUDAYAAN

MANUSIA……..
Manusia adalah makhluk yang sempurna diantara makhluk Tuhan. Manusia dapat di pandang dari banyak segi dan memiliki peranan yang unik.

Beberapa definisi tentang manusia :
>> Secara biologis manusia adalah makhluk primata dari golongan mamalia yang mempunyai kemampuan otak yang luar biasa.
>> Dalam ilmu kimia, manusia merupakan kumpulan dari partikel – partikel atom yang membentuk jaringan – jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia.
>> Dalam ilmu fisika, manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling berkaitan satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi.
>> Dalam ilmu sosiologi, manusia merupakan makhluk susial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain atau tidak dapat berdiri sendiri.
>> Dalam ilmu politik, manusia merupakan makhluk yang selalu ingin mempunyai kiekuasaan.
>> Manusia juga sebagai makhluk yang berbudaya atau lebih sering disebut homohumanus (filsafat).
>> Manusia juga ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan yang sering disebut homo economicus (filsafat).
>> Dan dalam pandangan agama islam, manusia adalah makhluk, mukalaf, mujzak, sebagai makhluk yang mempunyai nilai – nilai fitri.

Dari beberapa definisi di atas, dapat di simpulkan bahwa manusia adalah makhluk yang mempunyai kemampuan otak yang luar biasa terdiri dari kumpulan partikel – partikel atom dan enegi yang membutuhkan orang lain dalam kehidupannya yang selalu ingin mempunyai kekuasaan dan keuntungan serta mempunyai nilai – nilai fitri.

Manusia juga memiliki 4 unsur yang saling terkait, empat unsur tersebut yaitu jasad, hayat, ruh dan nafs.
>> Jasad adalah wujud badan kasar dari diri manusia yang dijadikan tempat ruh, bersifat nyata dapat dilihat, diraba dan disentuh secara langsung.
>> Hayat adalah unsur kehidupan yang terdapat dalam diri manusia.
>> Ruh adalah suatu daya bersifat spiritual yang tidak nampak, tidak dapat dilihat, tidak dapat diraba tapi mampu menciptakan sebuah konsep yang kemudian menjadi awal lahirnya sebuah kebudayaan.
>> Nafs yaitu pengertian diri atau kesadaran tentang diri sendiri.
Manusia juga mengandung 3 unsur yaitu :
>> Id, yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling nampak.
>> Ego, yang akan barkembang di usia antara 1 dan 2 tahun.
>> Superego, yang akan muncul pada usia 5 tahun yang merupakan struktur kepribadian yang paling akhir.

HAKEKAT MANUSIA
Pada hakekatnya manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna diantara makhluk – makhluk lain, pada akal dan perasaanlah kesempurnaan manusia terletak yang hanya dianugrahkan oleh Tuhan kepada manusia, yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh. Namun, dari kesempurnaannya tersebut manusia bisa saja menjadi makhluk yang jauh lebih rendah dari hewan apabila manusia tidak dapat menggunakan akal serta pikirannya, dengan akal yang dimiliki oleh manusia, manusia dapat menciptakan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Adanya nilai baik dan buruk, mempertimbangkan segala sesuatu sebelum mengambil sebuah keputusan, menilai dan berkehendak menciptakan kebenaran, keindahan, kebaikan, atau malah sebaliknya, dengan perasaan manusia juga bias menciptakan kesenian. Manusia juga disebut makhluk biokultural atau makhluk hayati yang budayawi. Makhluk Tuhan yang terikat dengan lingkungan dan mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuannya untuk bekerja dan berkarya.

2 Macam perasaan yang ada dalam diri manusia, yaitu :
1)Perasaan inderawi, yaitu rangsangan jasmani melalui panca indera.
2)Perasaan rohani, yaitu perasaan leluhur yang hany terdapat pada diri manusia, misalnya perasaan social dan religius.

KEBUDAYAAN……..
Kebudayaan berasal dari kata Buddhi yag berarti akal. Kebudayaan adalah hasil pola pikir serta kebiasaan manusia setempat yang di akui. Rasa didalam diri manusia melahirkan kebiasaan dan nilai masyarakat untuk mengatur kehidupan bermasyarakat. Setiap masyarakat disatu tempat atau daerah memiliki kebudayaan yang berbeda – beda dan kebudayaan selalu berkembang sesuai dengan perkembangan jaman.
Kebudaan adalah cara hidup manusia yang berkembang dari nenek moyang yang di turunkan secara turun temurun. Secara umum kebudayaan merupakan seala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi ( pikiran ) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau dan mempertahankan hidupnya dalam lingkungannya.
Kebudayaan sangat berhubungan dengan manusia, merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan, sampai sekarang kebudayaan masih melekat didiri manusia. Tekhnologi adalah salah satu contoh kebudayaan, kebudayaan tekhnologi lahir karena dibutuhkan oleh manusia untuk menguasai dunia sekitar. Budaya dapat pula diartikan sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari mengacu pada pola – pola perilaku yang ditularkan secara sosial yang merupakan kekhususan kelompok tertentu ( Keesing jilid I 1989 hal 68 ).
Kebudayaan dapat dibedakan menjadi 2, yaitu
1)Kebudayaan material, adalah hasil karya manusia yang nyata dan kongkret. Contohnya seperti peralatan sahari – hari.
2) Kebudayaan non material, adalah kebudayaan yang abstrak yang diturunkan kepada keturunannya. Contohnya seperti dongeng, legenda dan cerita rakyat.

B eberapa definisi tentang kebudayaan
>>Menurut Selo Soemardjan, kebudayaan adalah hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
>>Menurut E.B. Tylor, kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hokum, adat istiadat, dan kemampuan – kemampuan lain serta kebiasaan – kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
>>Menurut Koentjaraningrat, kebudayaan antara lain keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.
>>Menurut Sutan Takdir Alisyahbana, kebudayaan adalah manifestasi cara berpikir.
>>Menurut Melvie J. Herkovits dan Bronislow Malimowski, kebudayaan adalah Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan oleh adanya kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu dan kebudayaan dipandang sebagai sesuatu Superorganic karena kebudayaan yang turun temurun dari generasi ke generasi hidup terus.
>>Menurut Kroeber dan Klukhon, kebudayaan adalah terdiri atas berbagai pola, bertingkah laku mantap, pikiran, perasaan dan reaksi yang diperoleh dan diturunkan oleh simbol – simbol yang menyusun pencapaiannya secara dari kelompok – kelompok manusia.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kebudayaan adalah hasil pikiran serta tingkah laku manusia baik berupa benda atau hanya buah pikiran, yang mempengaruhi cara hidup kelompok masyarakat atau perorangan yang ada didalamnya untuk menuju kehidupan yang damai, tentram dan sejahtera.

UNSUR – UNSUR YANG MEMBANGUN KEBUDAYAAN
>>Sistem agama.
>>Politik.
>>Adat istiadat.
>>Bahasa.

7 Unsur kebudayaan universal menurut C. Kluckhon dalam karyanya yang berjudul “Universal Catagories of Culture”.
1)Sistem religi atau system kepercayaan.
2)Sistem organisasi kemasyarakatan.
3)Sistem pengetahuan.
4)Sistem mata pencaharian hidup dan sistem – sistem ekonomi.
5)Sistem tekhnologi dan peralatan.
6)Bahasa.
7)Kesenian.

Perwujudan kebudayaan dapat dilihat dalam 3 bentuk, yaitu :
1)Perwujudan sebagai kompleks dari ide.
2 Perwujudan sebagai kompleks dari gagasan.
3)Perwujudan sebagai kompleks dari norma.

PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan, antara lain aturan-aturan, norma-norma yang digunakan sebagai pegangan dalam kehidupan, teknologi, selera, kesenian, dan bahasa.
Masyarakat dan kebudayaan dimanapun selalu dalam keadaan berubah, tidak ada kebudayaan yang statis. Gerak manusia terjadi oleh karena ia mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia lainnya. Terjadi gerak atau perubahan tersebut disebabkan oleh :
Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri, misalnya perubahan jumlah dan komposisi penduduk.
>>Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup. Masyarakat yang hidupnya terbuka, yang berada dalam jalur-jalur hubungan masyarakat dan kebudayaan lainnya, cenderung untuk berubah lebih cepat.

KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Hubungan manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudyaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia. Manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup dalam satu kebudayaan tidak akan menyimpang dari kemauan manusia yang membuatnya. Manusia dan kebudayaan atau manusia dan masyarakat mempunyai keterkaitan yang erat satu sama lain. Saat ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebiah awal muncul antara manusia dan kebudayan. Analisa terhadap keberadaan keduanya harus menyertakan pembatasan dan waktu agar penganalisaan dapat dilakukan dengan lebih cermat. Dari sisi lain hubungan antara keduanya dapat disetarakan dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat, yang dinyatakan sebagai dialektif yang maksudnya keduanya saling berkaitan atau terkait satu sama lain. Proses dialektif ini tercipta melalui 3 tahapan, 3 tahapan tersebut yaitu :
1) Eksternalisasi, yaitu dimana manusia mengekspresikan dengan dunia yang dibangunya. Dengan proses ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia.
2) Obyektivasi , yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala penata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk manusia.
3) Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kebali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar mereka dapat hidup dengan baik, sehingga menjadi kenyataan bahwa masyarakat di bentuk oleh manusia.
“Dengan demikian dapat diketahui bahwa hubungan manusia dengan kebudayaan sangat erat sekali, tapi perlu diingat bahwa kebudayaan yang muncul adalah proses interaksi antar manusia yang ada didalam sebuah masyarakat”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Masuknya Islam di wilayah Indonesia


Perkembangan Islam di Indonesia.

Sebelum islam masuk ke Indonesia, keyakinan atau agama yang di anut oleh masyarakat nusantara adalah Animisme dan Dinamisme.
Animisme adalah kepercayaan memuja roh, terutama roh leluhur.  Sementara itu, Dinamisme adalah kepercayaan adanya  kekuatan pada benda-benda tertentu,seperti patung, hewan atau pohon contohnya.
Perkembangan Islam di Sumatera.
          Islam masuk ke sumatera pada abad ke VII  M, di bawa langsung oleh para penyiar Islam dari Arab, kemudian diikuti oleh Persia dan India. Adanya kerajaan Budha Sriwijaya pada tahun 683 – 1030 M sedikit banyak mempengaruhi pertumbuhan Islam yang baru masuk, sehingga penyiarannya mengalami proses yang lama di dalam masyarakat.
Perkembangan Islam di Sulawesi.
          Perkembangan Islam di Sulawesi tidak sepesat  perkembangan di Jawa dan Sumatera, perkembangan Islam di lakukan secara damai,  walaupun terkadang terjadi pertentangan antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya, pertentangan tersebut bukan karena kepentingan pengembangan Islam melainkan karena kepentingan politik satu kerajaan Islam dengan non Islam.
Perkembangan Islam di Kalimantan.
          Pengaruh kerajaan Majapahit membuat masyarakat di Kalimantan banyak yang memeluk agama Hindu sebelum masuknya agama Islam, namun setelah kerajaan Majapahit runtuh pada tahun 1485 M mulai timbul pemberontakan dan perebutan kekuasaan, raja Banjar yang beragama Hindu meminta bantuan kepada Sultan Demak, ia bersedia memberikan bantuan teapi dengan syarat Raja Banjar dan para penduduknya memeluk agama Islam.
Perkembangan Islam di Irian.
          Islam mulai masuk di Irian pada abad XVI M, masuknya Islam di daerah ini dipengaruhi oleh sultan-sultan Bacan yang di pelopori oleh Sultan Zainal Abidin. Namun, perkembangan Islam  tidak berkembang pesat di Irian, hal ini terutama di karenakan kuatnya pengaruh kepercayaan masyarakat dan jauhnya jangkauan para mubaligh.
Perkembangan Isam di Nusa Tenggara.
        Peristiwa meletusnya gunung Tambora pada tahun 1815 M yang  menelan korban  sangat banyak dimanfaatkan oleh H.Ali seorang mubaligh Sumbawa untuk menyadarkan para penduduk tentang kekuasaan Allah SWT, berkat usaha ini banyak masyarakat yang pada akhirnya memeluk Islam. Yang berjasa menyebarkan Islam di kawasan Nusa Tenggara adalah para pedagang Bugis dari Sulawesi Selatan dan Jawa.     


(sumber :  Sejarah Kebudayaan Islam oleh  M.Mumtahin balya hulaimi)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

nyobain ah

hghgyg

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

nyoba

dfhghulhngkdlgjtio

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS